Saturday, October 5, 2013

Pilihlah kasir yang santai


Pilihlah kasir yang santai.

Selain yang bisa dipercaya,menarik,cerdas dan sebagainya. pilihlah kasir yang memiliki gerakan yang santai, bukan kasir yang "hyper cekatan". yang bisa menyelesaikan transaksi pembelian hanya dalam beberapa detik saja.

Dimeja kasir biasanya toko menempatkan beberapa barang yang sepele dengan harga murah dan bentuk yang menarik. Sambil menghitung belanjaan biasanya pembeli akan dengan iseng men "comot"  barang-barang disekitar kasir kemudian dimasukkan dalam belanjaan yang sedang dihitung. semakin santai kasir  menghitung semakin banyaklah barang yang akan di masukkan dalam belanjaan..bila satu pembeli bisa menambah jumlah belanjanya Rp2000 saja maka 50 orang sehari bisa menambah penjualan sebanyak Rp.3 juta sebulan lumayan kan? bayangkan bila kasir anda hyper cekatan.


Bahkan toko bangunan pun bisa menjual bunga kering, permen atau parfum ruangan di meja kasir. selamat mencoba.

Prinsip Pareto 80-20

Prinsip Pareto 80-20

The Pareto principle juga dikenal sebagai aturan 80-20 ; menyatakan bahwa untuk banyak kejadian, sekitar 80%  akibat disebabkan oleh 20% dari penyebab.
Lalu bagaimana menerapkan prinsip Pareto ini di toko anda ?
Pertama buatlah daftar 30 produk anda yang paling laris, coretlah dari 30  produk terlaris tersebut produk dengan harga yang rendah susutkan hingga tinggal 20 produk terlaris dengan harga jual tertinggi.
Contoh:
·         Minyak goreng dengan harga Rp 20,000 rata rata terjual 50 kemasan 1 liter perbulan.
·         Pensil dengan harga Rp 1,500 rata terjual 100 batang perbulan.
Utamakan menyediakan minyak goreng dari pada pensil. Karena kontribusinya  terhadap penjualan minyak goreng jauh lebih besar dari pada pensil.
Pemilihan 20% produk terlaris dapat berdasarkan merek produk terlaris, berkonsentrasilah pada produk terlaris tersebut terutama dalam persediaan dan kualitas produk.
Dengan prinsip Pareto ini anda dapat menghemat biaya, dan menurunkan resiko uang mati   istilah untuk produk yang susah terjual sehingga hanya menjadi beban bagi perputaran uang di toko anda.

Cara Menata Produk atau Display Barang Dagangan


Pengertian Menata Produk 

Penataan produk atau yang sering kita kenal dengan istilah display adalah suatu cara penataan produk terutama produk barang yang diterapkan oleh perusahaan tertentu dengan tujuan untuk menarik minat konsumen. Arti dari display menurut William J.Shultz adalah “Display consist of simulating customers attention and interest in a product or a store, and desire to buy the product or patronize the store, through direct visual appeal”. Display adalah suatu cara mendorong perhatian dan minat konsumen pada toko atau barang dan mendorong keinginan membeli melalui daya tarik penglihatan langsung ( direct visual appeal ).

Pelaksanaan display yang baik merupakan salah satu cara untuk memperoleh

Wednesday, September 11, 2013

SIUP & TDP

SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)

SIUP merupakan salah satu dokumen yang diperlukan dan diwajibkan bagi orang per orang maupun badan usaha yang akan mendirikan usaha perdagangan.
Pemegang SIUP tidak harus selalu pedagang dengan skala besar yang melayani perdagangan lintas negara dan sejenisnya, pedagang regional dalam skala kecil pun sebaiknya memiliki SIUP.
Tujuan pembuatan SIUP adalah untuk mendapatkan legalisasi dari pihak yang terkait sehingga bisa mencegah adanya kemungkinan masalah dikemudian hari.
Manfaat SIUP
1. sebagai syarat legalisasi yang diminta pemerintah
2. mendukung kegiatan ekspor – impor yang dijalankan
3. syarat untuk bisa mengikuti lelang legal

Jenis SIUP

SIUP bisa dikelompokan dalam tiga kategori berdasarkan besar – kecilnya modal yang digunakan dalam pendirian usaha, diantaranya adalah :
  • SIUP Besar untuk perusahaan yang besar modalnya di atas Rp 500.000.000
  • SIUP Menengah untuk perusahaan dengan kisaran modal antara Rp 200.000.000 – Rp 500.000.000
    besarnya modal tersebut tidak termasuk tanah atau tempat usaha
  • SIUP Kecil untuk modal dan kekayaan bersih pemohon mencapai Rp 200.000.000

Dokumen yang Diperlukan dalam Pembuatan SIUP